Thursday, January 31, 2013

HARTA KARUN DI DASAR LAUT



Selama ribuan tahun telah banyak kapal kapal yang kandas dan tenggelam di dasar laut. Salah satunya adalah kapal kapal yang kandas di lautan Indonesia. Tidak sedikit kapal kapal karam tersebut memuat harta berharga yang nilainya bisa mencapai trilyunan rupiah. Jika ada kapal karam di suatu wilayah maka kapal beserta muatannya tersebut merupakan milik penguasa / pemerintahan tempat kapal tersebut karam. Itu jika kapal karam tersebut telah karam dalam waktu lama dan tidak ada yang memilikinya. Bagaimana undang undang melindungi aset negara terkait dengan hal tersebut. Berikut ini adalah ulasannya.

Ada setengah juta kapal karam di perairan Indonesia
Direktur Peninggalan Bawah Air Ditjen Sejarah dan Kepurbakalaan Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata Surya Helmi, Surya Helmi mengatakan, ada sekitar 500.000 kapal karam berada di sejumlah wilayah perairan laut Indonesia. Sementara di seluruh dunia, ada sekitar 5 juta kapal karam. "Menurut data UNESCO, setidaknya ada lima juta kapal karam di seluruh dunia dan 10 persennya ada di Indonesia," kata Surya Helmi di sela-sela Rapat Koordinasi Sinkronisasi Percepatan Pembangunan Museum Maritim di Tanjungpandan, Belitung, kemarin, seperti dilansir dari antara.
Helmi menjelaskan, Indonesia sangat kaya akan cagar budaya bawah laut yang harus dilindungi. "Berdasarkan Undang-Undang (UU) No. 11 tahun 2010 tentang Cagar Budaya, pemerintah akan memberi sanksi berat bagi siapa saja yang melakukan tindak pidana pemindahan atau perusakan Cagar Budaya Indonesia," kata Helmi. Oleh sebab itu, Helmi meminta nelayan untuk tidak sembarangan mengambil benda-benda dari dalam laut tanpa lebih dulu melaporkannya pada pemerintah. Pelanggaran terhadap Undang-Undang tersebut akan dikenai sanksi pidana penjara paling lama lima tahun dan denda maksimal Rp1 miliar.
Sementara Sekretaris Dewan Kelautan Indonesia, Dedy H Sutisna menyebutkan, potensi ekonomi Benda Berharga Asal Muatan Kapal yang Tenggelam (BMKT) senilai USD 1,1 miliar. "Diperkirakan ada 700 hingga 800 titik potensi BMKT tapi baru 463 titik yang teridentifikasi," kata Dedy. Peneliti asal Jepang, Akifumi Iwabuchi mengatakan, Indonesia sangat berpotensi mengembangkan taman budaya bawah air karena banyak terdapat benda-benda bernilai arkeologis di laut. "Misalnya saja Belitung, ada dua buah kapal karam yang sangat berharga tapi sayangnya benda-benda arkeologisnya sudah dijarah yakni kapal dari dinasti Tang dan kapal Tek Sing," kata Akifumi.
Akifumi menjelaskan, dengan teknologi yang tepat penelitian lebih lanjut, taman budaya bawah air dapat dikembangkan di Indonesia.

Harta Karun Bernilai Rp 413 Miliar di Laut Indonesia
Saat ini ada 463 titik peninggalan harta karun di Tanah Air. Tapi baru dilakukan sepuluh pengangkatan.

Porselen berwujud mangkuk, piring, dan cangkir yang diperkirakan berasal dari zaman Dinasti Ming di China ditemukan di laut Indonesia, di rute menuju Jakarta, pada tahun 2008. Tidak disebutkan lokasi spesifik penemuan ini, hanya disebutkan berjarak 150 kilometer dari pantai Ibu Kota di kedalaman 60 meter. Pada operasi pengangkatan di tahun 2010, ditemukan 38.000 porselen dan hingga sekarang tercatat ada 700.000 item yang ditemukan. Rencananya harta karun bernilai Rp413 miliar akan diangkat oleh perusahaan Portugal yang berbasis arkeologi bawah laut, Arqueonautas Worldwide SA (QOW). Melalui CEO-nya Nikolaus Graf Sandizell, QOW dikatakan akan mengambil harta ini tahun depan. Lamanya waktu pengangkatan karena izin yang sengaja ditunda oleh Pemerintah Indonesia.

Pengangkatan ini, dikatakan Sandizell, harus segera dilakukan untuk mencegah kehilangan. Berbagai faktor bisa memicunya, mulai dari jaring nelayan, eksplorasi minyak, pipa bawah laut, hingga tangan usil para penjarah. "Kami ingin menarik perhatian atas cepatnya harta karun ini menghilang. Dalam waktu sepuluh tahun, ini semua akan terlambat," ujar Sandizell seperti dilansir Bloomberg, Selasa (29/5). Biaya pengangkatan harta karun yang disebut cagar budaya oleh Pemerintah Indonesia ini memakan biaya yang tidak sedikit, sekitar Rp60,5 miliar. Ini belum ditambah biaya platform buatan di atas laut untuk penempatan sementara hasil yang baru diangkut.

Namun, menurut Sekretariat Panitia Nasional Pengangkatan dan Pemanfaatan Benda Berharga Asal Muatan Kapal Tenggelam (BMKT), pengangkatan ini belum mendapat izin. Karena BMKT masih menunggu Peraturan Pemerintah turunan dari UU No 11 2010 tentang cagar budaya, "Izin saat ini tidak keluarkan lagi, semuanya masih moratorium," kata Adria Yuki, salah satu anggota di Seksi BMKT saat berbincang dengan National Geographic Indonesia, Rabu (30/5). Pihak BMKT juga sudah mengenal Sandizell karena sempat melakukan presentasi untuk penelitian dan konservasi harta karun yang ditemukan di Indonesia pada April 2012. Jika memang ada sebagian dari harta ini yang dijual, maka hasilnya akan dibagi dua antara Pemerintah Indonesia dengan perusahaan yang mengambilnya. Hanya saja belum ada pembagian persentase barang yang belum dijual.
"Hasil pengangkatan ini tidak boleh dibawa ke luar negeri, hanya boleh dijual di Indonesia. Sebagian dana ini nantinya juga akan untuk penyelamatan cagar budaya Indonesia," kata Yuki lagi.Namun, belum adanya rambu-rambu perizinan bukan artinya cagar budaya Indonesia berupa harta karun ini aman dari penjarahan. Di tahun 1986, Michael Hatcher asal Australia dituding mengambil bernilai triliunan rupiah dari laut Indonesia. Hal ini berlanjut hingga tahun 1999 dan 2010 di mana ia dilaporkan mengambil harta karun di Subang, Jawa Barat.
Besarnya cakupan laut Indonesia, ditambah minimnya pengawasan jadi salah satu faktor kemudahan pencurian ini. Menurut data dari BMKT dan LIPI, saat ini ada 463 titik peninggalan harta karun di Tanah Air tapi baru dilakukan sepuluh pengangkatan. Data UNESCO menyebut, ada tiga juta kapal yang bangkainya teronggok di dasar lautan. 50.000 di antaranya mengandung harta bernilai yang berusia ribuan tahun.
Harta karun bertebaran di perairan Nusantara. Dulu, kira-kira seabad sebelum Bangsa Eropa berlomba-lomba menuju kawasan kaya rempah, wilayah yang kini menjadi Indonesia ini telah mahsyur di bidang perdagangan. Nusantara memiliki hubungan dagang dengan India dan Timur Tengah, lalu pada abad ke-4 dengan orang-orang Eropa.
Selama itulah, tak terhitung jumlah kapal yang hilang dan karam di wilayah Nusantara: kapal China yang mengangkut harta dan keramik berharga, 800 kapal Portugis yang hilang sejak tahun 1650 dalam pelayaran dari Portugal ke Atlantik selatan, melalui Samudra Hindia dan ke Asia Tenggara, lebih dari 7.000 kapal hilang yang didata English East India Company (EIC), juga VOC Belanda yang kehilangan 105 kapal yang berlayar antara tahun 1602 dan 1794. Semua kapal bermuatan barang berharga. Tak heran, perairan Nusantara menjadi incaran, baik oleh arkeolog bawah laut maupun para pemburu harta karun.
Salah satunya, Mamat. Dengan bersenjatakan selang kompresor dan peralatan seadanya, pemburu harta lokal asal Mentawai ini menyelami sebuah titik di Samudera Hindia. Tak lama menyelam, ia menemukan hamparan harta berupa barang pecah belah, jangkar kapal kuno, juga perunggu bertuliskan simbol perusahaan dagang Belanda, VOC.
Bencana alam tsunami yang menggulung Mentawai pada Senin 25 Oktober 2010 ikut menguak keberadaan sejumlah harta. Satu dari empat titik harta karun telah bocor ke telinga para nelayan. Namun, tak melulu para pemburu harta yang berorientasi duit. Ada juga pihak yang melakukan penyelaman untuk menyelamatkan artefak itu. Salah satunya Hardimansyah, yang memilih merahasiakan titik harta karun yang ia temukan dan melaporkannya ke pemerintah. "Angkat barang antik lalu jual, bagi saya tak seperti itu, seminggu paling uang habis. Untuk saya, sejarah tak bisa dipenggal," kata dia. Hingga saat ini, perdebatan soal hak milik harta karun yang ditemukan, baik di laut maupun perut bumi Nusantara tak kunjung berakhir. Lihat videonya dalam tautan ini.

Mengejar Harta Karun di Laut
Geografis Indonesia yang strategis yakni di antara dua benua, Asia dan Australia, dan di antara dua samudera India dan Pasifik, menjadikan wilayah perairan Indonesia sejak dahulu kala sebagai jalur lalu lintas pelayaran internasional yang ramai yang menghubungkan negara-negara di wilayah Eropa, Afrika, Timur tengah, Asia Selatan dan Asia Timur. Tidak mengherankan wilayah perairan Indonesia dikenal sebagai salah satu wilayah perairan yang dipenuhi ratusan hingga ribuan kapal karam, terutama di jalur pelintasan dan sekitar pusat-pusat perdagangan

Di antara kapal-kapal karam tersebut diperkirakan membawa benda-benda artefak berupa keramik, logam mulia (emas, perak, perunggu), batuan berharga dan benda lainnya yang diperkirakan memiliki nilai tinggi, sehingga banyak terjadi pencurian dan penjualan benda-benda asal kapal tenggelam secara ilegal.
Kapal-kapal karam berikut muatannya yang dikenal sebagai Benda Berharga Asal Muatan Kapal yang Tenggelam (BMKT) tersebut merupakan aset negara yang sangat berharga, baik ditinjau dari nilai ekonomi maupun nilai sejarah dan budaya, Pemerintah melalui Panitia Nasional Pengangkatan dan Pemanfaatan Benda Berharga Asal Muatan Kapal yang Tenggelam (PANNAS BMKT) menyelenggarakan pengelolaan BMKT agar kekayaan laut tersebut dapat memberikan manfaat sebesar-besarnya untuk negara.

Kegiatan pengelolaan BMKT telah berhasil mengangkat BMKT sebanyak 12 (dua belas) dari beberapa lokasi kapal karam yang selanjutnya menjadi prioritas utama PANNAS BMKT untuk pemanfaatannya, dengan mempertimbangkan kepentingan pelestarian nilai-nilai sejarah, ilmu pengetahuan, kebudayaan dan ekonomi.
Bedasarkan Data dari Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) sendiri menyebutkan bahwa ada sekitar 700 sampai 800 titik harta karun yang potensial untuk diangkat, namun yang teridenfikasi baru 463 titik. Sampai sekarang lebih kurang 46 titik yang sudah diangkat atau sekitar 10 persen. Tapi yang tejual melalui proses pelelangan dengan baik belum ada.
Direktur Institute for National Strategic Interest & Development (INSIDe) Muhammad Danial Nafis, mengatakan persoalan BMKT, merupakan persoalan yang sangat kompleks, dan membutuhkan penanganan secara khusus. Aktivitas terhadap kegiatan ini skalanya besar, yaitu meliputi proses penelitian, survei, pengangkatan, sampai pada lelang.
Untuk itu, kata Nafis, Pemerintah RI perlu membentuk lembaga yang legitimate dan mandiri yang bertanggungjawab langsung kepada presiden dan operasionalnya dibebankan melalui APBN. Lembaga yang terbentuk, tetap melakukan koordinasi dengan pejabat-pejabat terkait. Selain pengelola BMKT yang masih berbentuk panitia nasional, BMKT juga dikelola oleh perwakilan berbagai instansi. ”Sehingga itu akan menyulitkan dalam berkoordinasi,” kata Nafis kepada Indonesia Maritime Magazine Melanjutkan keterangannya, Nafis mengatakan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) juga tidak memperlihatkan keseriusannya dalam mengelola BMKT. “Jadi, bagaimana mau menyelamatkan harta karun yang dibawah laut, di internal mereka saja masih banyak yang harus dibenahi.” Sindirinya.
Selain persoalan tersebut, BMKT juga tidak didasari dengan peraturan yang jelas. Menurutnya, Keppres yang sudah ada (Keppres no. 107 Tahun 2000) tidak memberikan aturan secara detil. ”Aturan itu hanya memberikan alokasi-alokasi general.”
Padahal, kata dia, jika BMKT itu mampu dikelola dengan baik. Maka, manfaat yang didapatkan Negara sangat besar. Tidak hanya sekadar keuntungan yang bersifat materi yang didapat, tapi juga keuntungan yang sifatnya nonmateri, seperti kebudaayan, pendidikan dan lainnya.
Menurutnya, keuntungan yang didapat dari satu kapal saja, mampu menembus angka Rp. 1.000.000.000.000 (satu triliun). Maka, tak jarang pencurian barang berharga di dalam laut menjadi incaran pra oknum yang tidak bertanggungjawab. “Yang sudah banyak di keruk di kawasan Bangka Belitung, dan laut utara Jawa.”
Karena itu, dia berharap agar pemerintah mampu memberikan ruang gerak dan consern terhadap BMKT. “Wajib ada badan tersendiri yang menangani BMKT dan langsung di bawah presiden serta ada alokasi pendanaan secara jelas”
Nafis menambahkan, diperlukan segera revisi terhadap peraturan perundang-undangan yang ada termasuk UU No. 5 tahun 1992 tentang Benda Cagar Budaya maupun peraturan-peraturan dibawahnya yang berhubungan dengan kelangsungan pengelolaan BMKT.
”Perlu adanya sanksi bagi perusahaan-perusahaan yang tidak berkomitment terhadap pemeliharaan warisan budaya dengan mengedepankan kepentingan ekonomi. Hal ini penting mengingat, dari beberapa kapal.” tandas Nafis
Mengomentari itu, Sekjen Panas BMKT, Sudirmaan Saad mengatakan sesuai Keputusan Presiden Nomor 19 Tahun 2007 tentang Panitia Nasional Pengangkatan dan Pemanfaatan Benda Berharga Asal Muatan Kapal Yang Tenggelam (PANNAS BMKT), disebutkan bahwa salah satu tugas PANNAS BMKT adalah menyelenggarakan koordinasi kegiatan pemantauan, pengawasan, dan pengendalian atas proses survei, pengangkatan dan pemanfaatan BMKT.
“Khusus untuk menjaga keamanan laut Republik Indonesia, pemerintah telah membentuk Badan Koordinasi Keamanan Laut yang anggotanya lintas sektor di bidang keamanan laut seperti, TNI AL, Polisi Perairan, Kementerian Perhubungan, dan Kementerian Kelautan dan Perikanan. Kepala lembaga langsung bertanggung jawab kepada Presiden,” kata Sudirman Saad kepada Indonesia Maritim Magazine
Pengamanan di laut sendiri, Sudirman Saad mengakui masih sangat terkendala dengan sarana dan prasarana pendukung yang tidak seimbang antara luas laut dan jumlah armada untuk pengawasan di laut, khususnya BMKT. Sehingga, lanjut Sudirman Saad perlu dioptimalkan pengawasan yang melibatkan masyarakat, khususnya nelayan. “Saat ini Kementerian Kelautan dan Perikanan telah merintis kelompok pengawas masyarakat (POKWASMAS) di daerah pesisir di bawah pembinaan Direktorat Jenderal PSDKP,” tegasnya.
Disinggung mengenai kurang optimalnya Panas BMKT dalam melakukan penanganan, Sudriman biasa disapa dengan tegas membantahnya. Menurutnya, penanganan BMKT sudah dilkaukan serius dengan cara, proses perizinan survey dan perizinan pengangkatan harus melalui penilaian tim teknis dan harus disetujui instansi yang terkait. Kemudian telah dimiliki warehouse BMKT untuk penanganan BMKT hasil pengangkatan.
Tidak hanya itu, Sudirman juga mengakui telah dilakukan pendistribusian sebagian hasil pengangkatan ke 10 lembaga, khususnya lembaga pendidikan dan penelitian untuk tujuan pengkayaan koleksi dan menunjang ilmu pengetahuan. “Hasil pengangkatan BMKT sedang diproses pemanfaatannya melalui lelang/dijual dan kerjasama pengembangan museum maritime di Indonesia,” ujarnya tegas.
Ditanya mengenai masih markanya pencurian baik yang dilakukan oleh orang dalam sendiri maupun pihak asing, Sudirman mengatakan saat ini dirinya terus mengoptimalkan, pengawasan dan pengendalian yang didukung dengan sumberdaya yang memadai dari segi sarana, prasarana dan SDM. Kemudian pelibatan masyarakat dalam mengawasi BMKT.
Sementara mengenai revisi Keppres No 107/2000, Sudirman mengatakan Keppres No. 107/2000 sudah mengalami dua kali revisi sejak tahun 2007, yaitu Keppres No. 19 Tahun 2007 yang kemudian direvisi menjadi Keppres No 12/2009. Sudirman menambagkan, mengenai penggunaan kata harta karun, menurutnya perlu diklarifikasi, dimana penggunaan istilah harta karun kurang tepat. Mengingat, penggunaan istilah harta karun cenderung dikaitkan dengan aspek ekonomi yang nantinya akan menjadi incaran banyak para pemburu harta karun. “Harta karun yang dikelola PANNAS BMKT sendiri merupakan benda berharga asal muatan kapal yang tenggelam yang mengandung aspek sejarah, kebudayaan, ilmu pengetahuan dan ekonomi,” tukasnya.
Sampai sejauh ini, Sudriman mengakui jika kegiatan pencurian BMKT di pantai Utara Jawa, dikarenakan di perairan tersebut banyak mengandung potensi kapal tenggelam yang mengandung BMKT. Dijelaskan olehnya, bahwa diwilayah perairan utara jawa tersebut sejak dahulu kala sudah ramai dilalui kapal-kapal baik dari Cina, Eropa, Spanyol, Portugis, VOC, yang membawa barang-barang berharga untuk kegiatan perdagangan dan pengangkutan dimana merupakan jalur pelayaran yang relative aman dari keganasan perairan. “Akan tetapi, dengan kharakteristiknya yang dangkal dengan kemampuan sarana navigasi banyak kapal-kapal tersebut yang karam di wilayah tersebut, sehingga tidak heran apabila banyak kegiatan pencurian BMKT di wilayah tersebut,” terangnya.
Menegnai proses penjualan BMKT itu sendiri, Sudirman mengatakan sesuai dengan Keputusan Presiden Nomor 19 Tahun 2007 pasal 1 angka 5. Untuk tahap pertama, dilakukan penjualan BMKT Cirebon yang diangkat dari Perairan Laut Jawa, 70 mil utara Cirebon pada koordinat 05o 14’ 55”LS dan 108o 58’ 39” BT, hasil pengangkatan sejak April 2004 sampai Oktober 2005, kurang lebih 271.834 artefak yang sebagian besar berupa keramik, gelas, logam mulia dan batuan berharga dari Abad ke X dari Lima Dinasti Cina (the Five Dynasties or Sung Dynasty), Sasanian Empire dan Fatimid Dynasty dari Timur Tengah dan Afrika
“Pelelangan BMKT Cirebon bersifat terbuka, dapat diikuti perseorangan atau lembaga baik dari dalam maupun luar negeri yang dilakukan dalam satu lot dengan harga limit US$ 80 juta. Peserta lelang harus menyetor uang jaminan penawaran lelang sebesar 20% dari harga limit atau US$ 16 juta,” pungkasnya.

Laut Indonesia Simpan Harta Karun Farmasi & Energi
Kepala Badan Litbang Kelautan dan Perikanan Rizald Max Rompas mengatakan dua sumber ekonomi kelautan yakni farmasi) dan energi laut belum diolah sama sekali di Indonesia. Dia mengatakan eksplorasi laut Indonesia baru ditujukan untuk transportasi, jasa kelautan, perikanan, mineral dan gas bumi, pariwisata bahari. “Padahal pharmaceutical bisa lebih menguntungkan dari sektor perikanan,” kata dia.
Pharmaceutical laut yang dimaksud Rompas adalah penyediaan bahan baku untuk membuat kosmetik atau obat-obatan. Menurutnya, selama ini Indonesia masih banyak mengimpor bahan baku dari luar.
“Alangkah baiknya kita buat sendiri bahan bakunya, lebih baik lagi jika kita memasarkannya sudah langsung barang jadi. Jadi nilai ekonominya lebih tinggi,” katanya.Hingga kini, menurut Rompas, Badan Litbang Kelautan dan Perikanan RI sudah dalam tahap melakukan penelitian mengenai pharmaceutical laut untuk bisa dikembangkan selanjutnya.
“Untuk sekarang masih tahap penelitian. Semua ‘kan harus berdasarkan hasil penelitian,” katanya.Selain sektor pharmaceutical, sektor penggunaan energi dari laut juga masih belum banyak digunakan.Prof Rompas menjelaskan ada tiga sumber energi laut yang bisa digunakan, yakni arus, ombak, dan angin. Namun kini, baru arus saja yang akan diuji coba.“Nanti 2014 akan diuji coba di Laratuka, NTT,” katanya. Untuk bisa menghasilkan energi dari arus, sebelumnya harus dilakukan observasi terhadap pola arus sehingga alat yang ditanam kelak terus bisa menghasilkan energi.
“Ini karena arus banyak dipengaruhi berbagai macam hal. Harus membuat alat (turbin) yang fleksibel,” katanya.Sedangkan untuk pendistribusian hasil energi laut, Rompas mengatakan bahwa hal tersebut bukan lagi ranah Badan Litbang Kelautan dan Perikanan.“Tapi kami akan bekerjasama dengan PLN agar energinya bisa dipakai oleh semua warga,” pungkasnya.(Antara/yri)

Akhirnya Harta Karun Laut Itu Dijual
Akhirnya artefak cagar budaya—yang populer disebut harta karun laut—dari Indonesia itu dijual di Singapura awal April 2012. Sebenarnya benda-benda tersebut pernah dilelang di Indonesia tahun 2010 dan menarik minat banyak negara.
Namun, adanya keharusan bahwa setiap peserta lelang menyetor uang jaminan sebesar 20 persen dari perkiraan penjualan minimal, yakni sebesar US$ 16 juta, membuat para peserta lelang menarik diri.
Apalagi penjualan hanya dilakukan satu lot, tidak dipilah-pilah sebagaimana lelang pada umumnya. Ketika itu diperkirakan hasil lelang akan mencapai US$ 80 juta. Lelang kedua dan ketiga berupa penawaran langsung kepada museum, juga tidak menarik peminat.
Benda-benda kuno tersebut berasal dari kapal kargo asal Tiongkok yang tenggelam pada abad ke-10 Masehi di perairan Cirebon, Jawa Barat. Sekitar 250.000 benda terdiri atas berbagai artefak itu, pertama kali ditemukan para nelayan pada sebuah bangkai kapal sedalam 57 meter di bawah laut. Di luar Tiongkok, benda-benda kuno lainnya berasal dari India dan wilayah Timur Tengah.

Sesuai kesepakatan dengan Panitia Nasional Pengangkatan dan Pemanfaatan Benda-benda Berharga Asal Muatan Kapal yang Tenggelam (Pannas BMKT), maka ditunjuk PT Paradigma Putra Sejahtera (PPS) untuk bekerja sama dengan Belgia Cosmix Underwater Research Ltd. Seluruh benda yang diangkat akan dibagi dua, yakni untuk perusahaan investor (eksplorer) dan pemerintah RI.
Dengan catatan, artefak-artefak yang langka dan unik diprioritaskan menjadi koleksi negara. Tercatat 991 artefak telah dipilih menjadi koleksi negara untuk ditempatkan dalam museum-museum yang ditunjuk.
Koleksi yang dijual di Singapura itu—dalam sebuah transaksi yang tidak dipublikasikan ke publik—mencakup rubi, mutiara, perhiasan emas, batu kristal dari dinasti Fatimiyah, gelas dari Iran, dan porselen kekaisaran Tiongkok.
Benda-benda tersebut dijual dalam satu batch sehingga dapat dibeli oleh kolektor atau museum yang berminat. Menurut Luc Heymans, pemimpin Belgia Cosmix Underwater Research Ltd, barang-barang itu merupakan temuan terbesar dari Asia Tenggara, baik dari segi kualitas maupun kuantitas.


Kejanggalan
Disayangkan, penjualan benda-benda kuno di Singapura itu mengindikasikan kecurangan. Sebagai contoh adalah hulu pedang yang saat ditemukan berjumlah dua. Ketika itu kondisi yang satu masih bagus, sementara koleksi satunya lebih jelek. Menurut kesepakatan, seandainya ada dua barang, maka yang terbaik harus menjadi koleksi negara. Ironisnya, yang terjadi kebalikannya. Benda yang jelek malah jadi koleksi negara. Diperkirakan hulu pedang tersebut milik seorang pembesar yang turut dalam kapal.
Arkeolog Bambang Budi Utama dikutip mengatakan dirinya tidak tahu siapa yang mengambil keputusan pelelangan tersebut. Dia hanya bertugas memilih dengan segala kemampuan dan pertimbangan yang ada. Konon, artefak yang dipilih kemudian masuk dalam daftar lelang, ditukar dengan cetakan bertulisan asmaul husna. Padahal, sesungguhnya cetakan tersebut juga sudah termasuk yang dipilih untuk koleksi negara.
Menurut Bambang, kejanggalan lain adalah tim pemilih tidak diberi akses untuk menyeleksi perhiasan yang disimpan di safety box Bank Mandiri. Dalam safety box juga terdapat prasasti emas dari abad 9-10 M, sebagaimana terlihat pada foto.

Menurut dia, kejanggalan itu perlu ditelusuri dan diusut tuntas, sebab bagaimana mungkin barang sedemikian banyaknya bisa lolos sampai Singapura. Padahal, tidak pernah sekalipun ada perorangan atau instansi yang minta izin ke instansi Kebudayaan (Direktorat Peninggalan Bawah Air, sekarang Direktorat Pelestarian Cagar Budaya dan Permuseuman), apalagi instansi Kebudayaan tidak akan memberikan izin keluar barang-barang tersebut.
Sejarah Penemuan
Pada Februari 2003, sekitar 70 kilometer lepas pantai perairan Cirebon, jaring ikan nelayan setempat tersangkut beberapa benda keramik. Informasi ini kemudian ditindaklanjuti oleh PT Paradigma Putra Sejahtera (PPS) yang bekerja sama dengan Belgia Cosmix Underwater Research Ltd. Mereka mengajukan permohonan izin kepada Pannas BMKT untuk melakukan survei dan selanjutnya melakukan pengangkatan. Proses tersebut dimulai pada April 2004 dan berakhir Oktober 2005. Lebih dari 500.000 benda berhasil diangkat dari runtuhan kapal yang tenggelam itu. Sekitar 262.000 keramik dikembalikan lagi ke laut karena pecah. Benda-benda tersebut terbuat dari kayu, logam, kaca, keramik, batu, dan gading. Ada juga rempah-rempah dan kemenyan. Artefak berupa keramik paling menonjol, jumlahnya mencapai 90-an persen dari keseluruhan benda.

Keramik dari perairan Cirebon terdiri atas tiga jenis, yakni porselen, bahan batuan (stoneware), dan tembikar (earthenware). Temuan terbanyak berupa mangkuk, piring, guci, dan cepuk. Keramik-keramik tersebut diidentifikasi buatan Provinsi Zhejiang di Tiongkok dari masa Dinasti Lima yang memerintah mulai abad ke-9 Masehi (Widiati, 2007:16-25).
Di antara kepingan kapal juga ditemukan kayu. Diduga merupakan sisa-sisa runtuhan kapal. Temuan lain berupa gigi, gading, tanduk, kerajinan tangan, dadu, pion catur, dan buah kelapa. Penemuan tulang manusia sangat sedikit. Kemungkinan besar, para awak kapal mampu menyelamatkan diri ke daratan ketika terjadi musibah.
Ekskavasi Menurut Horst Liebner (Varuna, Jurnal Arkeologi Bawah Air, 2007), posisi tenggelamnya kapal menjadi kunci dalam menentukan trayek dan haluan pelayaran. Berhubung muatan yang diangkut berasal dari Tiongkok, India, Timur Tengah, dan Sumatera, kemungkinan kapal itu berlayar dari kawasan barat Nusantara ke arah timur.

Hampir seluruh artefak yang diangkat, bukan produk kerajaan di Nusantara. Khusus artefak yang beraksara Arab, merupakan nilai tambah untuk menafsirkan sejarah masuknya Islam ke Nusantara. Berdasarkan temuan ini, kemungkinan besar Islam masuk ke Indonesia bukan lagi awal abad ke-12, tetapi sekitar abad ke-9 Masehi melalui orang-orang yang berhubungan dagang dengan Nusantara.
Bambang Budi Utomo menduga, kapal yang tenggelam itu berasal dari Pelabuhan Kufah atau Basra yang sekarang termasuk wilayah Irak. Dalam pelayarannya ke arah timur, mungkin menuju Pelabuhan Kambangputih (Tuban), kapal itu sempat singgah di Sumatera. Setelah meneruskan perjalanan, kemudian tertimpa musibah di perairan Cirebon.
Tidak Serius Liebner menilai tidak ada keseriusan, baik pemerintah maupun ilmuwan Indonesia, dalam menangani temuan tersebut. Bertahun-tahun lamanya, yaitu sejak akhir 2005, semua benda temuan itu tersimpan begitu saja di sebuah gudang. “Contohnya adalah lembaran emas. Ketika membawanya ke darat, saya meminta agar dilakukan langkah-langkah konservasi lalu menerjemahkan tulisan yang ada di atasnya. Namun, petugas pengawasan memutuskan menyimpannya di safety box Bank Mandiri. Meski saya sudah buat foto mozaik dan rekonstruksi tulisannya kemudian membaginya ke beberapa orang, tiada seorang ilmuwan Indonesia pun yang tertarik menerjemahkannya,” kata Liebner.
“Setelah bertahun-tahun, akhirnya hanya teman dari EFEO baru-baru ini mau menganalisis foto mozaik tulisan itu. Nasib sampel-sampel lainnya lebih memprihatinkan, hanya membusuk di gudangnya,” cerita Liebner (5/4/2012).
Menurut Liebner, sebenarnya Indonesia sudah beberapa kali “menggudangkan” temuan-temuan serupa. Misalnya temuan kapal karam Intan dan Karawang yang berasal dari kurun waktu yang sama. “Sudah pernahkah ada informasi, terbitan, atau hasil penelitian tentang ini, selain yang dibuat oleh orang asing (bagi muatan Intan oleh M Flecker) atau pekerja lepas perusahaan salvage (bagi Karawang oleh sekelompok alumni arkeologi UI)?” kata Liebner.***

Indonesia Punya 5.000 Titik Harta Karun di Bawah Laut, Pemerintah Minta Bantuan Warga Amankan
Pemerintah terus berupaya mengajak masyarakat untuk berperan serta dalam melestarikan peninggalan bawah air yang ditengarai menyebar di ribuan titik. "Kalau pemerintah saja tentu tidak akan maksimal, sehingga peran serta masyarakat untuk ikut menjaga kelestarian peninggalan bawah air sangat diharapkan," kata Direktur Peninggalan Bawah Air, Direktorat Jenderal Sejarah dan Purbakala, Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata (Kembudpar) Surya Helmi, pada seminar sehari di Mataram,Seminar sehari itu mengedepankan peningkatan peran serta masyarakat terhadap pelestarian peninggalan bawah air. Surya mengatakan, peningkatan peran serta masyarakat nelayan terhadap peninggalan bawah air sangat relevan dengan berbagai keterbatasan yang dialami pemerintah dalam melestarikan kekayaan alam itu.
"Masyarakat harus ikut menjaga kekayaan itu dan kalau melihat pengangkatan ilegal, segera laporkan kepada aparat yang berwewenang seperti Dinas Kebudayaan dan Pariwisata atau aparat kepolisian setempat, dan pasti akan ditindaklanjuti," ujarnya.Ia mengatakan, pengawasan terhadap keberadaan peninggalan bawah laut sudah harus ditingkatkan karena Pemerintah Indonesia sudah seringkali kecolongan. Sejak dulu, banyak kegiatan pelelangan barang antik hasil pengangkatan peninggalan bawah laut, yang digelar diluar negeri namun benda itu berasal dari perairan Indonesia.

"Kemarin saya mendapat laporan ada pelelangan di Singapura, itu bukti pelelangan peninggalan bawa laut yang banyak dilakukan di negara lain, namun kebanyakan merupakan hasil pengangkatan di Indonesia," ujarnya. Menurut Surya, benda antik peninggalan bawah laut Indponesia itu bisa sampai ke luar negeri, karena pengawasan dan peran serta masyarakat nelayan masih sangat kurang.Sementara potensi peninggalan bawah laut di hampir semua daerah di Indonesia cucup menjanjikan. Data Unesco, terdapat sekitar 5.000 titik kapal tenggelam di Asia Tenggara, yang diyakini berpotensi memiliki peninggalan bawah air. Dari 5.000 titik itu, sekitar 3.000





Salam,

Dwi Hartoyo, SP
REFERENSI
1. http://id.berita.yahoo.com/ada-setengah-juta-kapal-karam-di-perairan-indonesia-024231882.html
2. http://nationalgeographic.co.id/berita/2012/05/harta-karun-bernilai-rp413-miliar-di-laut-indonesia
3. http://nasional.news.viva.co.id/news/read/301680-video--surga-harta-karun-di-laut-indonesia
4. http://nasional.news.viva.co.id/news/read/301680-video--surga-harta-karun-di-laut-indonesia
5. http://indomaritimeinstitute.org/?p=599
6.http://bisnis-jabar.com/index.php/berita/laut-indonesia-simpan-harta-karun-farmasi-energi
7. http://www.shnews.co/detile-915-akhirnya-harta-karun-laut-itu-dijual.html
8. http://www.republika.co.id/berita/breaking-news/seni-budaya/11/03/24/171890-indonesia-punya-5-000-titik-harta-karun-di-bawah-laut-pemerintah-minta-bantuan-warga-amankan

LUBANG LUBANG BESAR DI PERMUKAAN BUMI



 Lubang-lubang besar ini adalah lubang untuk penambangan tembaga di berbagai negara. Ukurannya sangat besar, kalau kita perhatikan gambar-gambar di bawah, ukurannya hampir sebesar gunung atau sebuah kota kecil. Diameter lubang ini kira-kira sekitar 3 KM. Metode penambangan dengan menggali di permukaan bumi, disebut juga tambang open pit atau juga surface mine.


Tambang Open Pit Terbesar di Dunia

Copper mine, Bingham Canyon

Copper mine, Bingham Canyon


Escondida, Chile
He Minera Escondida Pertambangan. Konstruksi dimulai tahun 1990, dan ekploitasi ini baru-baru ini melampaui Chuquicamata sebagai penghasil tembaga terbesar tahunan di dunia, dengan 2.007 hasil tambang, dari 1.480.000 ton senilai US $ 10120000000.


Chuquicamata, Chile
Chuquicamata di Chili adalah raksasa tambang yang menghasilkan total catatan dari 29 juta ton tembaga. Meskipun hampir 100 tahun eksploitasi intensif, tetap merupakan sumber daya terbesar tembaga di dunia, dan kawah terbuka ini adalah salah satu yang terbesar didunia ukuranya mencapai 4,3 km panjang, 3 km lebar dan lebih 850 m dalamnya.

Chuquicamata copper mine, Chile

Chuquicamata copper mine, Chile

Udachnaya Diamond Mine, Russia
Seperti Pit Sarlacc pada Linux, Tambang Udachnaya di Rusia adalah kawah buatan terbuka merupakan tambang berlian raksasa dengan kedalaman 600 meter ke dalam kerak bumi. Terletak di Rusia yang luas namun berpenduduk jarang Republik Sakha, tepat di luar lingkaran Arktik, tampaknya penambangan untuk batu-batu berharga masih tetap berjalan.

Mirny Diamond Mine, Russia
Siberia's Diamond. Tambang berlian terbesar terbuka di dunia, ini rakasa Rusia memiliki diameter permukaan 1,2 km dan 525 m dalam. Ukuran lubang adalah sedemikian rupa sehingga arus angin di dalam menyebabkan downdraft yang mengakibatkan helikopter dapat ditarik karena turbulensi. Saat ini menjadi zona terlarang untuk penerbangan.


Mirny diamond mine, Siberia, Russia


Mimmy Diamond Mine, Serbia
Banyak orang telah melihat lubang satu ini. Mereka berpendapat bahwa penambangan intan ini hasil perbuatan manusia
terburuk yang pernah ada di dunia. Pada 525 meter kedalaman dan diameter atas 1200 meter, bahkan telah ditetapkan larangan terbang di atas zona lubang karena beberapa helikopter pernah jatuh kedalam lubang tersebut.



Tambang Berlian Mirny di Siberia


The Big Hole (Afrika Selatan)
Lubang Besar di Kimberly, Afrika Selatan, dikatakan terbesar lubang digali dengan tangan - meskipun baru-baru ini mengklaim bahwa Jagersfontein dekat Tambang memegang beberapa judul meragukan mungkin berkata. Sementara itu ditutup pada tahun 1914, selama masa produktif selama 43 tahun.Diperkirakan ada 50.000 pekerja mereka hanya menggunakan picks dan sekop untuk menggali 22.500.000 ton tanah, menghasilkan hampir 3 ton berlian untuk sang bos/pemilik.




Lubang Besar Kimberley di Afrika Selatan

Glory Hole - Monticello Dam, California
Glory hole berguna ketika bendungan dalam kondisi kelebihan air yang harus dilimpaskan dari waduk. Ini adalah ‘Glory Hole’ di Bendungan Monticello, dan merupakan spillway terbesar di dunia, dengan ukuran ini mampu melimpaskan 14.400 kaki kubik air setiap detik. Lubang dapat dilihat pada bagian kiri atas foto di atas. Jika Anda terjun ke dalam spillway untuk beberapa alasan, tubuh Anda akan memancar keluar di bagian bawah bendungan (di bawah).





Lubang Glory Monticello Dam di United States

Bingham Canyon Mine, USA
Bingham Canyon Mine di Utah, lubang buatan manusia terbesar di dunia. Tambang raksasa ini ukuran 4 km lebar dengan kedalaman Km 1,2 ke dalam tanah, hasil ekstraksi dimulai pada 1863. Menghasilkan lebih dari 17 juta ton tembaga dan 715 ton emas.


Bringham Canyon Mine, Utah
Lubang ini dibuat manusia untuk pertambangan. Pengerukan dimulai pada tahun 1863 dan masih terus berlangsung sampai dengan hari ini. Pada saat ini ukuran lubang adalah dengan kedalaman 0,75 mil dan lebar 2,5 mil.


Tambang Bingham Canyon Di Utah

Great Blue Hole, Belize
Fenomena geografis yang luar biasa ini dikenal sebagai “blue hole” terletak 60 mil di bagian daratan Belize. Terdapat banyak “blue hole” di seluruh dunia, tetapi tidak seperti yang menakjubkan ini. Pada permukaan diameter lubang adalah 0,25 mil, dengan kedalaman mencapai 145 meter. Dengan jelas bisa diamati dengan menyelam.


Lubang Biru Besar di Belize

Diavik Diamond Mine (Canada)
Diavik Diamond Mine terletak di Slave Kanada Wilayah Utara Ini merupakan tambang dibiarkan terbuka .Mengekploitasi sebuah pulau 220 km persegi dari Lingkaran Kutub Utara, Daerah ini sangat luas untuk menampung Boeing 747 saja memungkinkan. Dengan rentang umur produktifitas16-22 tahun, diperkirakan kawah tersebut telah menghasilkan 8.000.000 karat (1600 kg) berlian setahun Tambang luar biasa ini dapat ditemukan 300 km Yellowknife di timur laut Kanada.Tambang ini sangat besar dan berada di daerah yang jauh sehingga memiliki bandara dengan landasan yang cukup besar untuk menampung sebuah Boeing 737. Sangat indah terlihat dari atas ketika musim dingin dan di sekitarnya adalah gurun es .



Tambang Diavik di Canada

Sinkhole in Guatemala
Sinkhole disebabkan ketika air, biasanya air hujan atau air selokan, di pompa dari bumi pada skala besar, sehingga
menyebabkan perubahan tekanan dari bawah, ketidakstabilan alam dan menyebabkan permukaan tanah “collaps” atau runtuh ke dalam bumi. Ini adalah foto dari sinkhole yang terjadi awal tahun 2003 di Guatemala. Lubang ini menelan belasan rumah dan
menewaskan sedikitnya 3 orang. Kesalahan pekerja menyebabkan lubang runtuh dan memutuskan pipa kotoran.


Lubang Kropos Di Guatemala
Asosiasi media melaporkan bahwa sebah lubang sedalam 330 kaki telah menewaskan dua pemuda yang ikut tertelan bersama dengan lusinan rumah pada hari Jumat pagi dimana regu penyelamat mengevakuasi sekitar 1000 orang di kota Guatemala. Pemerintah menjelaskan bahwa lubang besar itu terjadi karena curah hujan yang turun sebelumnya cukup

besar dan menyebabkan rusaknya saluran air di bawah tanah. Lubang sedalam lebih dari 100 meter itu muncul di tengah – tengah kawasan kumuh dan padat penduduk. 3 korban hilang diantaranya seorang pria berusia 53 tahun dan satu remaja putri dan satu remaja putra. “Rumah yang terguncang dengan hebat membangunkan kita” ungkap Edward Ramirez, 26 tahun, yang sudah tinggak sekitar 50 meter (50 yard) dari lubangtersebut dan beberapa orang yang tinggal di sekitarnya juga mendengar suara berisik yang disebabkan oleh guncangan tersebut sekitar satu bulan sebelumnya. “Orang – orang berteriak, “Kantor Pusat Tenaga Listrik rubuh!. Kita sekarang sekarang menumpang di rumah teman karena tidak tahu lagi harus pergi kemana”. Disekitar lubang yang berbau tidak sedap tersebut masih terdengar suara dan tanah di sekitarnya masih sering bergetar, pemerintah khawatir akan terjadi kalau lubang tersebut akan bertambah luas

Kalgoorlie Super Pit (Australia)

Kalgoorlie Super Pit, pertama kali ditemukan emas di sini pada tahun 1893, dan ini kawah raksasa di Australia Barat sekarang benua yang terbesar yang membentang tambang emas terbuka di sepanjang 3,5 km, lebar 1,5 km dan 360 m dalamnya. Diperkirakan 2017 berhenti produktifitasnya.

Ekati Diamond Mine, (Canada)

Kawah raksasa lainnya dari Kanada, Ekati Diamond Mine adalah tambang intan komersial pertama di Amerika Utara - setelah dibuka pada tahun 1998 - dan mereka yang masih terpesona oleh demam berlian tidak diragukan lagi buru-buru berharap tidak akan menjadi yang terakhir. Ini sebenarnya hanya sebagian batu dari Tambang Diavic hanya 20 km lebih dekat ke Antartika.Tempat ini dipastikan lebih dingin dan cocok untuk hidup penguin.


Grasberg Mine, Indonesia
Dibuka pada tahun 1973, di Indonesia Tambang Grasberg adalah emas terbesar di dunia tambang dan tambang tembaga ketiga terbesar. Industri ini merusak pemandangan di pegunungan Papua mempekerjakan 19.500 pekerja mengejutkan. Tetapi secara mayoritas sahamnya dimiliki oleh perusahaan AS (Freeport) .





Salam,

Dwi Hartoyo, SP
REFERENSI
1. http://onthespot7langka.blogspot.com/2011/09/7-kawah-spektakuler-buatan-manusia-di.html
2. http://multimediabersatu.wordpress.com/2012/06/11/7-lubang-besar-di-dunia/

Tuesday, January 29, 2013

Kota Kota Paling Berbahaya di Dunia



Membincang kehidupan kota memang selalu menyisakan ragam cerita. Ada bahagia dengan beragam kemudahan fasilitas, meski tak sedikit cerita duka. Bahkan sempat muncul istilah 'kejamnya ibu tiri tak sekejam ibukota' Apa yang ada dalam pikiran Anda ketika berada di kota paling berbahaya? Yang pasti adalah rasa ketidaknyaman, ketakutan, dan kegelisahan akan terus melanda. Teror, pembunuhan, dan pemerasan kadang menjadi salah satu ancaman yang cukup berbahaya bagi turis saat berkunjung ke suatu kota. Menurut Dewan Keamanan Umum dan Peradilan Pidana Meksiko, 20 besar kota paling banyak mengalami tidak kekerasan ada di seluruh wilayah Amerika Selatan. Mengintip ke daftar peringkat 50 besar kota berbahaya, ternyata tidak ditemukan kota dari Eropa atau Asia. Beberapa kota di AS yang mengisi beberapa peringkat tersebut adalah New Orleans, Baltimore, St Louis dan Detroit.
Negara Paling Berbahaya di Dunia TRAVEL UNIQPOST 319 DAYS AGO 6901 6 Inilah 7 Negara Paling Berbahaya di Dunia. Kebanyakan diantaranya disebabkan oleh perang, pembunuhan, penganiayaan, penculikan, pemerkosaan, dll. Selain itu juga karena masalah suhu yang ekstrim yang tidak memungkinkan untuk bertahan hidup.

Cerita kekejaman dan keseraman ibu kota memang sering terjadi dengan beragam kisah dan alur masing-masing. Kejahatan yang hadir di kota pun juga beragam dan berbeda bergantung ulah si pendatang yang juga beragam. Dari sinilah muncul kisah kota-kota yang dianggap paling angker, paling menyeramkan dan paling ditakuti untuk dikunjungi. Berdasarkan catatan pembunuhan tahun 2011, News Australia, Jumat (2/11/2012) menuliskan daftar 10 kota paling berbahaya untuk dikunjungi turis. Berikut adalah 10 peringkat kota paling berbahaya disusun dari urutan paling akhir: Baru-baru ini Dewan Keamanan Umum dan Peradilan Pidana Meksiko mengeluarkan daftar 20 kota yang paling keras di dunia.Wilayah Amerika Selatan mendominasi daftar sebagai kota paling berbahaya di dunia. Nah, bagi Anda yang berencana berwisata ke wilayah Amerika Selatan sebaiknya dipikirkan terlebih dahulu, jangan sampai Anda menjadi korban tindak kekerasan di kota-kota tersebut.

Berikut kota kota paling berbahaya di dunia bagi para wisatawan menurut Dewan Keamanan Umum dan Peradilan Pidana Meksiko, seperti dilansir dari News:

1. San Pedro Sula, Honduras
Jumlah Pembunuhan: 1.143 jiwa
Jumlah Penduduk: 719.447 jiwa
Besar Laju Pembunuhan: 158,87


2. Juarez, Mexica
Jumlah Pembunuhan: 1.974 jiwa
Jumlah Penduduk: 1.335.890 jiwa
Besar Laju Pembunuhan: 147,77
Ciudad Juárez, konon menjadi kota tambahan yang berbahaya di dunia. Ciudad Juárez adalah salah satu kota tercepat dalam perkembangan di pentas dunia. Meskipun kenyataan lain juga menyebut ini menjadi "zona paling kejam di dunia setelah perang diumumkan." Tampaknya kejahatan juga tumbuh pesat bersama dengan kota. Ada sekitar 1.400 pembunuhan di kota itu pada tahun 2008 dan lebih dari 2.500 kematian narkoba selama periode yang sama tahun 2010. Kehidupan masyarakat sempat hampir lumpuh karena takut terkena peluru nyasar atau diculik. Selama 10 tahun terakhir Ciudad Juarez juga telah memperlihatkan lebih dari 400 perempuan yang jatuh menjadi korban pembunuhan seksual.

3. Maceio, Brasil
Jumlah Pembunuhan: 1.564 jiwa
Jumlah Penduduk: 1.156.278 jiwa
Besar Laju Pembunuhan: 135,26


4. Acapulco, Meksiko
Jumlah Pembunuhan: 1.029 jiwa
Jumlah Penduduk: 804.412 jiwa
Besar Laju Pembunuhan: 127,92


5. Distrito Tengah, Honduras
Jumlah Pembunuhan: 1.123 jiwa
Jumlah Penduduk: 1.126.534 jiwa
Besar Laju Pembunuhan: 99,69


6. Caracas, Venezuela
Jumlah Pembunuhan: 3.164 jiwa
Jumlah Penduduk: 3.205.463 jiwa
Besar Laju Pembunuhan: 98,71


7. Torreon, Meksiko
Jumlah Pembunuhan: 990 jiwa
Jumlah Penduduk: 1.128.152 jiwa
Besar Laju Pembunuhan: 87,75


8. Chihuahua, Meksiko
Jumlah Pembunuhan: 690 jiwa
Jumlah Penduduk: 831.693 jiwa
Besar Laju Pembunuhan: 82,96


9. Durango, Meksiko
Jumlah Pembunuhan: 474 jiwa
Jumlah Penduduk: 593.389 jiwa
Besar Laju Pembunuhan: 79,99


10. Belem, Brasil 
Jumlah Pembunuhan: 1.639 jiwa
Jumlah Penduduk: 2.100.319 jiwa
Besar Laju Pembunuhan: 78,04
Apabila anda ingin berpergian ke Brasil, tidak menjadi soal apakah anda akan dirampok, tapi masalahnya hanya waktu! Kesenjangan sosial masih terus meningkat di samping kekayaan luar biasa di negara yang sedang memiliki pertumbuhan ekonomi yang terus menanjak ini.Tetapi dengan kemakmuran yang meningkat, laju kejahatan juga ikut-ikutan melonjak.

Tindak kejahatan di jalan-jalan terus merajalela di bagian-bagian Rio de Janeiro dan Sao Paolo, dan banyak korban dibiarkan tak terluka, mereka membawa pecahan botol untuk dipukul ke leher anda karena gelang yang anda pakai. Insiden “penculikan cepat” berkembang di kota-kota besar. Mereka memaksa korbannya untuk menambil uang di ATM untuk tebusan. Apabila korban tidak dapat membayar, mereka bisa menelpon orang tua atau keluarga mereka di rumah.
Selain kejahatan di jalan-jalan, kelompok-kelompok penjahat terorganisir memerangi polisi dan lembaga umum lainnya yang tak dapat disogok.Kerusuhan di penjara secara brutal semakin menjadi-jadi, obat-obatan terlarang dan narco-terorisme menghantui penduduk sipil. Dan jika anda selamat dalam seluruh bencana itu – piranha sedang menunggu anda.


11. Bogota, Kolombia
Bogota, konon menjadi salah satu kota paling berbahaya di dunia. Meski keamanan di Kolombia telah meningkat secara signifikan dalam beberapa tahun terakhir, namun kekerasan oleh kelompok-kelompok Narco-teroris terus mempengaruhi beberapa daerah pedesaan serta ibukota, Bogota. Pada bulan Agustus 2010, sebuah bom mobil meledak di luar stasiun radio Caracol di Bogota dan pada bulan Oktober, pihak berwenang Kolombia mengklaim bahwa mereka telah menggagalkan serangan bom mobil yang diarahkan pada Pusat Administrasi Nasional di Bogota. Penculikan adalah masalah utama di Kolombia. Sedikitnya telah terjadi 2338 kasus penculikan di Kolombia pada tahun 1998. Dan 138 orang di antaranya telah dibunuh oleh para penculiknya. Menempati peringkat 4 dunia sebagai “negara pembunuh” dengan total pembunuhan mencapai 696.800 kasus pada tahun 2006. Target utama para pembunuh adalah para walikota, lusinan dari mereka terbunuh setiap tahunnya.

Dan tentu saja, siapa yang dapat melupakan kokain?

Kolombia memasok 75% persediaan kokain dunia dan terima kasih untuk Pablo Escobar dan Cali Cartel, kelompok-kelompok paramiliter yang sudah memerangi pemerintah dalam konflik berdarah dengan tanpa akhir. Di 2005, 5 orang misionaris Katolik dibunuh, turun dari 9 pada tahun 1999. Pantai indah dan gunung terjal di Kolombia seharusnya menjadikannya firdaus bagi wisatawan, tetapi mungkin tempat ini bisa menjadi tempat yang paling berbahaya untuk dikunjungi.
Aksi beberapa organisasi kriminal terus menculik dan menahan warga sipil untuk tebusan atau sebagai chip tawar-menawar politik. Dari sini seolah menjadi kenyataan bahwa Kolombia memiliki kejahatan dan kekerasan tertinggi di dunia dan konon itu sudah cukup memberi sinyal untuk memahami bagaimana prilaku kota yang berbahaya.


12. St Louis, Missouri
Sebuah studi terbaru menganalisis kota berdasarkan statistik FBI untuk pembunuhan, pemerkosaan, perampokan, dan penyerangan, dan kota St Louis menunjukkan kota paling berbahaya di Amerika, mengalahkan Camden, Detroit dan New Orleans, yang sempat menjadi kota paling berbahaya tahun sebelumnya. di St Louis telah terjadi 2.070,1 kejahatan kekerasan per 100.000 penduduk di sini, dibandingkan dengan rata-rata nasional yang hanya 429,4. Secara keseluruhan, timur kota St Louis merupakan daerah yang memiliki kejatahan yang cukup luas mencapai hampir 65%. Terlebih belum lama ini juga ada tragedi angin Tornado yang juga menimbulkan efek kerusakan yang nyata.


13. Port-au-Prince, Haiti
Meskipun perubahan pemerintah sempat terjadi pada tahun 2004, Port-au-Prince, ibukota dan kota terbesar di Haiti, masih sering memperlihatkan wabah kekerasan dan demonstrasi. Tidak ada kekuatan polisi nyata yang membuat kekerasan terkendali di kota ini. Bahkan seolah seluruh negara dan banyak kota di Haiti secara harfiah dikendalikan oleh penjahat.
Sementara pasukan PBB telah memberikan bantuan kepada polisi di negara itu sejak tahun 2004, kehadiran mereka tidak menjamin keamanan mutlak bagi pengunjung atau penduduk. Haiti berada di antara empat negara yang paling penting untuk transit narkoba ke AS. Penculikan, pembunuhan, ancaman pembunuhan, tembak-menembak narkoba, mobil-pembajakan, perampokan bersenjata dan perusakan rumah umum terjadi di Port-au-Prince.


14. Mogadishu, Somalia
Pada bulan Agustus dan September tahun 2010, teroris telah melancarkan serangan militer terhadap Pemerintah Federal Transisi dan Uni Afrika. Pada bulan Agustus, sebuah bom pinggir jalan meledak dan merusak tiga minibus sipil dan menewaskan sembilan orang dan melukai 25 orang lainnya. Bulan September, dua pembom bunuh diri melakukan aksi dalam serangan terhadap bandara Mogadishu.
Pembunuhan, penculikan, penghadang jalan ilegal, banditisme, dan insiden kekerasan dan ancaman terhadap warga Amerika dan asing lainnya dapat dengan mudah terjadi di Mogadishu, serta setiap wilayah Somalia lain. Konflik bersenjata antara milisi yang susah diprediksi juga lazim terjadi di sekitar kota. Serangan teroris, lintas batas yang berperang brutal, kejahatan jalanan, kekerasan dan kebobrokan seolah mudah terjadi setiap hari.


15. Caracas, Venezuela
Dalam banyak artikel sebelumnya yang diterbitkan telah mendaftarkan Caracas di antara 10 kota paling berbahaya di dunia pada tahun 2010. Nah, ini juga terjadi pada daftar tahun 2011 ini. Tingkat pembunuhan di ibukota Venezuela konon menjadi salah satu yang tertinggi di dunia. Banyak kekerasan yang terjadi terkait dengan perdagangan narkoba dan juga akibat fakta bahwa negara ini terletak di antara AS dan Columbia.
Perampokan bersenjata yang umum di kota, bahkan di daerah dianggap biasa dan tak mempengaruhi kunjungan wisatawan. Penculikan Express, di mana korban ditangkap dalam upaya untuk mendapatkan uang tunai cepat dalam pertukaran untuk pembebasan mereka, adalah masalah yang musti diwaspadai. Lebih buruk lagi, polisi investigasi penculikan telah mengungkapkan bahwa polisi juga sering terlibat. Kejahatan bahkan juga merajalela di bandara, yang konon dikatakan penuh dengan korupsi. Dan tentu saja, pencopet, pencuri hotel, dan penjahat konon berlimpah.


16. Port Moresby, Papua Nugini
Kejahatan merupakan masalah serius di seluruh Port Moresby, ibukota dan kota terbesar di Papua Nugini. Jika Anda memutuskan untuk pergi ke sana, Anda berada pada risiko yang lebih besar terhadap kejahatan, kekerasan seperti juga perkosaan dan perampokan. Pencuri mobil dan penghadang jalanan kendaraan, pencopet, dan perampokan bersenjata juga menjadi masalah di sekitar kota. Berkunjung di tempat publik terjaga seperti lapangan golf, pantai, taman atau kuburan pun bisa berbahaya bagi pengunjung. Bahkan angkutan umum juga berbahaya, membuat mobil sewa menjadi cara paling aman untuk bisa berkeliling ke seluruh negeri. Selain pidana, Papua Nugini juga berada di zona seismik aktif: tsunami, gempa bumi dan tanah longsor yang menjadi sesuatu yang mudah terjadi.


17. Grozny, Chechnya, Rusia
Pada tahun 2003, konon PBB menyebut Grozny adalah kota yang 'paling hancur' di bumi. Kota ini telah mengalami peperangan sangat destruktif sejak tahun 1990, ketika tentara Rusia menghancurkan banyak kota. Gengster, mafia dan korupsi sering menciptakan masalah bagi otoritas yang hanya tersisa sedikit. Organized Crime juga merajalela. Politik dan pembunuhan kriminal, serta tingkat perkosaan, konon sangat tinggi dan penculikan adalah masalah serius di sini. Beberapa bangunan rusak sedang dibangun kembali, tapi banyak yang terus hidup tanpa listrik atau air. Banyak penduduk melarikan diri ke tempat-tempat seperti Dagestan atau Azerbaijan, ketimbang berada di negara asal mereka yang tidak aman.


18. Santo Domingo, Republik Dominika
Jika Anda memutuskan untuk melakukan perjalanan ke Republik Dominika tahun ini, anda harus mempertimbangkan untuk meninggalkan properti berharga di rumah. Kejahatan terus menjadi masalah besar di Republik Dominika. Sementara penjambretan dan pencopetan merupakan kejahatan yang paling umum terhadap wisatawan. Laporan kekerasan terhadap kedua penduduk lokal dan asing terus tumbuh dan laporan pencurian mobil meningkat. Juga, demonstrasi, protes dan aksi pemogokan umum terjadi secara berkala. Walaupun demonstrasi politik tidak umum terjadi di daerah yang sering dikunjungi oleh wisatawan dan memang bukan ditujukan pada orang asing, namun disarankan untuk berhati-hati saat bepergian di seluruh negeri ini.


19. Muzaffarabad, Kashmir, Pakistan
Walaupun dianggap sebagai "surga di bumi," terutama dikenal karena keindahan danau-danau yang menawan dan tenang, sungai yang mempesona dan taman nan indah, Kashmir tetap dianggap oleh banyak akademisi menjadi tempat di mana bencana nuklir berikutnya konon akan terjadi. Daerah ini dibagi dalam 3 negara (India, Pakistan dan Cina) dalam sengketa teritorial. Tiga negara ini adalah negara yang juga memiliki senjata nuklir, dan ketegangan di Kashmir ini telah menyerempet pada kemungkinan munculnya bahaya nuklir antara Pakistan dan India pada beberapa kesempatan. Aksi unjuk rasa, demonstrasi, dan prosesi sering terjadi secara teratur di seluruh Pakistan dalam waktu sangat singkat. Kejahatan terorganisir di Pakistan termasuk perdagangan narkoba, juga di tempat pencetakan mata uang India, pemerasan, pembunuhan bayaran dan penipuan masih sering terjadi. Selanjutnya, operasi kriminal lain juga sering ada, termasuk urusan perdagangan manusia, pasar gelap atau black market, korupsi, kekerasan politik, penculikan, terorisme seolah masih enggan menjauh dari kota ini. Tentu ini menjadi cukup menakutkan bagi wisatawan.


20. Irak
Tidak masalah entah anda adalah George Bush, Pele atau Chuck Norris – anda tidak akan pernah aman di Irak. Meskipun negara ini kaya akan cadangan minyaknya, tetapi Irak adalah negara yang hancur dimana identik dengan kekerasan, keputus-asaan dan kebingungan. Sejak 2003, Amerika Serikat sudah menduduki Irak dan menyebabkan perang saudara yang meminta korban lebih dari 650 000 penduduk sipil. Al-Qaeda, pemberontak Sunni, angkatan perang keamanan Shiite, pemberontak Kurdish, tentara Amerika, tentara Turki dan penjahat kriminal dilibatkan di siklus kekerasan yang sayangnya, tidak akan mereda dengan cepat tiap saat.

Ranjau yang diimprovisasi/ Improvised Explosive Devices (IEDs), Explosively Formed Penetrators (EFPs) dan ladang ranjau adalah ancaman terus-menerus, seperti pesawat pembom bunuh diri yang juga sudah membunuh ratusan orang.
Penculikan dan pembunuhan acak dilaporkan dengan hampir membuat pikiran mati rasa frekuensi.Sejak 2003, 2 juta orang Irak sudah melarikan diri ke negara tetangga dan 1,9 juta lainnya tetap tinggal di Irak dengan tergusur dari rumah mereka. Uranium yang dihabiskan yang dipakai sebagai putaran untuk menembus baju baja akan meracuni penduduk sipil Irak dan montir AS selama beberapa dasawarsa.


21 Sudan
Keputus-asaan, kematian dan perusakan ialah “simbol” dari negara Sudan.Terorisme adalah masalah utama bangsa ini, yang sudah dikuasai oleh rezim militer Islamiah sejak kemerdekaannya.Beberapa pembunuh terkenal dunia telah menjejakkan kakinya di Sudan. Mereka melakukan aksinya dengan mengebom mobil, peluncuran roket dan pembantaian massal.Kekerasan banyak terjadi di daerah Darfur di antara milisi pemback-up pemerintah, tentara pemerintah dan kelompok-kelompok pemberontak lokal.
Sudan juga telah menyebabkani perang terbuka dengan Cad yang berkaitan dengan konflik Darfur.Sejak 2003, 230.000 orang pengungsi Sudan sudah melarikan diri ke Cad timur dari Darfur.Lebih dari dua juta orang tewas dalam 2 perang saudara yang terjadi selama 50 tahun terakhir.Dengan kondisi gurunnya yang suram, Sudan adalah salah satu tempat yang paling jelek di planet ini.


22. Somalia
Somalia adalah negara yang pemerintahannya gagal akibat dari anarkinya, korupsi, kekurangan pemerintah, dan kelaparan.Para turis diperingatkan agar tidak memasuki Somalia, yang menyatakan diri nya “Republik Merdeka Somaliland” atau berlayar dekat “Terompet Afrika”.
Bajak laut mengawasi perairan ini yang diperlengkapi dengan AK-47 dan akan merampas barang2 dan menahan anda untuk dijadikan tebusan.Perkelahian antar suku sudah meminta ribuan jiwa di sebelah utara Somalia. Sedangkan di ibu kota, Mogadishu diperebutkan oleh banyak suku dan pemimpin perang.Etiopia pernah menyerang tentara Islamiah di Somalia pada akhir 2006, dan menyebabkan ratusan korban tewas dan ribuan korban penggusuran. Jika anda benar-benar terpaksa ke daerah ini, yakinkanlah asuransi anda masih berlaku.


23. Afghanistan
Negara ini selama ratusan tahun, menjadi salah satu wilayah di dunia yang paling strategis dan diperebutkan oleh banyak pihak.Padahal negara ini termasuk negara yang miskin, sulit berkembang, dan memiliki keadaan ekonomi dan politik yang tidak stabil.Pada waktu Uni Soviet menginvasi daerah ini, Pasukan Merah Rusia menanam lebih dari 12 juta ranjau darat di Afghanistan. Ratusan orang tewas, tercabik-cabik, dan lumpuh akibat ledakan ranjau yang dipasang.Setelah Uni Soviet mendatangi Taliban ,Taliban menyatakan kontrol wanita dilarang dari pekerjaan dan universitas.
Pada 2001, Amerika Serikat menggulingkan Taliban. Tetapi penggarongan, persaingan suku dan penggunaan obat-obatan terlarang yang marak menggambarkan kekerasan sudah menyebabkan negara ini menjadi tidak stabil.
Pemboman bunuh diri adalah ancaman terus-menerus, dan tak seorang pun di Afganistan aman.Serangan bunuh diri yang paling maut terjadi di propinsi Baghlan pada November 2007, yang menewaskan lebih dari 70 orang.Selain itu, Afganistan juga termasuk pemasok ganja dan candu terbesar di dunia.


24. Antartika
Ketika pembunuhan, perkosaan dan perampokan mungkin tidak menjadi masalah besar di bagian dunia ini, lain halnya dengan kondisi alam disini yang sangat tidak bersahabat.Antartika adalah rumah untuk beberapa kondisi cuaca ekstrim, dengan air raksa yang turun secara teratur di bawah -60 derajat Celsius (-100F) dan angin yang bertiup lebih dari 100km per jam.
Jika anda telanjang di cuaca ini selama lebih dari sejam, anda sudah pasti akan mati.Antartika tidak mempunyai rumah sakit, tak ada makanan untuk dimakan dan jika anda hilang, tak ada banyak harapan.Tetapi setidaknya ada satu kedai McDonalds di Scott Base jika anda berhasil menemukannya.


25. Burundi
Disini memang kecil, tapi negara miskin yang padat penduduknya ini mempunyai masalah yang sangat besar.Perang saudara antara suku Hutus dan suku Tutsis mencerai-beraikan bangsa ini antara tahun 1993 sampai tahun 2006.Gencatan senjatapun dilancarkan namun kebanyakan suplai makanan urung dilaksanakan.Pembunuhan dan kekacauan masal bersaing dengan masalah lingkungan sebagai sakit kepala yang paling besar bagi orang Burundi.Daftar pemimpin yang dibunuh ekstensif, dan kontrol bangsa sudah sering berpindah tangan sejak 50 tahun terakhir.
Kejahatan yang dilakukan dengan mengembara mengeroyok dan anak-anak bersenjata adalah ancaman bagi pengunjung.Penjabalan, pembajakan mobil dan penculikan menngintai setiap saat, oleh sebab itu anda dinasehati tidak menghentikan mobil untuk membeli cendera-mata.Apabila anda dilukai atau diciderai di Burundi, anda mungkin perlu menguasai teknik medis, karena kebanyakan klinik lokal disana tidak memiliki sumber daya yang cukup untuk membantu anda.


26. Afrika Selatan
Negara ini pernah disebut sebagai “Ibukota pemerkosaan di dunia”.Walaupun kasus perkosaan sudah nampak cenderung menurun ke angka 113.700 pada 2004, tapi kembali naik pada 2005 sampai ke angka 118.300 kasus. Statistik lain untuk Afrika Selatan menunjukkan secara mengerikan laju kasus pembunuhannya yang tinggi.
Tuan rumah World Cup 2010 ini berada terus-menerus di daftar 5 teratas negara2 yang tingkat pembunuhannya paling tinggi.Kebanyakan tindak kejahatan terjadi daerah penduduk miskin.Bertani di Afrika Selatan sudah menjadi salah satu profesi yang paling berbahaya di dunia.Laju pembunuhan bagi para petani adalah 313.000 – sekitar 8 kali rata-rata laju pembunuhan nasional. Dan di mana pun, ***** bisa sangat berbahaya di Afrika Selatan, di mana lebih dari 10 juta orang mengidap virus HIV.


27. Rusia

Di Rusia, ada lebih banyak gangster daripada polisi. Orang Rusia dibunuh tiap 18 menitnya, dan rata-rata terjadi 84 kasus pembunuhan sehari dari toal jumlah penduduk sebanyak 143 juta jiwa. Pusat kriminalitas Rusia berada di Republik Chechnya, daerah dalam Rusia tepatnya sebelah utara Georgia. Pelacuran, perdagangan narkoba, dan rumah makan bawah tanah secara arbitrer dikuasai oleh orang Chechnya. Orang asing diculik lebih sering karena tebusan yang lebih tinggi.Tindakan kriminal lainnya: pencurian dompet, ponsel, kamera, uang, dan penyerangan fisik. Dari negara Super-Power sampai negara dunia ketiga bertanya-tanya apakah komunisme benar-benar menjadi obat untuk Rusia.


28. Amerika Serikat (USA)
Bagi rata-rata pelancong, AS cukup aman, tetapi angka tidak pernah berbohong.Ada lebih dari 200 juta senapan di AS dan lebih dari 50 pembunuhan sehari, 10 kali lebih banyak daripada di Jerman. Hampir 5000 orang meninggal setahun di kecelakaan truk, sekitar 6000 meninggal karena kejang-kejang di jalan dan 31000 orang mengakhiri hidup mereka sendiri. AS sekarang memimpin negara-negara lainnya dengan kejahatan dan tingkat kriminalitas tertinggi di dunia. Dan AS juga telah melakukan pemenjaraan sekitar 2,3 juta orang.Warganegara Amerika juga meningkatkan jumlah penjahat yang menjalani hukuman yang paling luar biasa di di penjara luar negeri.Milisi, kelompok-kelompok dibenci dan orang radikal sayap kanan lain sama-sama menyebarkan pesan mereka akan kekerasan dan mereka melemparkan banyak bom-pipa.
Pemerintah juga tidak lebih baik, mereka menghabiskan cuma-cuma dana sebesar $600 milyar setahun untuk anggaran keamanan negara dari ancaman negara-negara musuh.


29. Jakarta - Indonesia
Jakarta - Indonesia berada di urutan keempat dalam daftar negara paling berbahaya untuk jurnalis, mengacu kepada riset International News Safety Institute (INSI). Hal itu terungkap dalam pernyataan sikap yang disampaikan dalam unjuk rasa Aliansi Jurnalis Independen Lampung, Rabu (17/10/2012).
Aksi ini dilakukan sebagai bentuk keprihatinan atas masih maraknya kasus kekerasan terhadap jurnalis di Tanah Air, terakhir di Riau. Dalam riset INSI Cardiff School of Journalism, Inggris, berjudul Killing The Messenger yang dipublikasikan 24 Agustus 2012, disebutkan bahwa Indonesia berada di urutan keempat negara paling berbahaya bagi jurnalis periode Januari - Juni 2012 setelah Syria, Nigeria, dan Brazil.
Berdasarkan laporan yang dituliskan dalam situs INSI disebutkan setidaknya 70 jurnalis dan pekerja media tewas ketika bertugas selama Januari - Juni 2012, 15 di antaranya tewas di Syria, negara yang kini dilanda konflik. Yang mengejutkan, di dalam laporan itu disebutkan bahwa Indonesia dimasukkan ke dalam urutan keempat karena selama 2012 ini sebanyak enam jurnalis tewas di Tanah Air saat bertugas. Keenam jurnalis yang dimaksud seluruhnya tewas dalam kecelakaan pesawat Sukhoi Superjet 100, Mei lalu.
Riset INSI ini memang memasukkan faktor kecelakaan transportasi dalam variabel yang menentukan penyebab tewasnya jurnalis. Lebih lanjut dalam laporan INSI itu disebutkan bahwa mayoritas penyebab tewasnya jurnalis adalah pembunuhan, yaitu sebanyak 45 persen dari 70 kasus. Sebanyak 12 wartawan tewas mengenaskan karena terkena ledakan. Yang juga tidak kalah menarik, hanya sedikit, yaitu 27 orang atau 38 persen pekerja media itu tewas akibat konflik atau perang. Sebanyak 62 persen atau 43 kasus tewasnya jurnalis justru terjadi karena faktor lainnya, antara lain kekerasan oleh penguasa ketika meliput persoalan korupsi, lalu terorisme, dan sejumlah pemicu lainnya yang belum diketahui. Yang menyedihkan, 90 persen pelaku yang memicu tewasnya para jurnalis ini hingga kini belum diproses hukum atau memiliki impunitas.





Salam,

Dwi Hartoyo, SP
REFERENSI
1. http://id.berita.yahoo.com/10-kota-berbahaya-di-dunia-023000904.html
2. http://travel.detik.com/read/2012/11/02/124032/2079667/1382/10-kota-paling-berbahaya-di-dunia
3. http://www.beritasatu.com/destinasi/80888-10-kota-paling-berbahaya-di-dunia.html
4. http://www.beritasatu.com/destinasi/80888-10-kota-paling-berbahaya-di-dunia.html
5. http://jopiesihebadnih.blogspot.com/2011/05/10-kota-paling-berbahaya-dan-menakutkan.html
6. http://uniqpost.com/26622/7-negara-paling-berbahaya-di-dunia/
7. http://theglobejournal.com/varia/indonesia-urutan-keempat-negara-paling-berbahaya-untuk-wartawan/index.php
8. http://travel.detik.com/read/2012/11/07/075326/2084164/1383/7-tempat-paling-menakutkan-di-dunia?v33031381
9. http://denbayu.wordpress.com/2009/05/20/10-tempat-paling-berbahaya-di-dunia/
10 http://uniqpost.com/26622/7-negara-paling-berbahaya-di-dunia/

SEPUTAR KISAH POLPOT ( SEJARAH KELAM KAMBOJA )



Sebuah upaya Pot pemimpin Khmer Merah Pol untuk membentuk masyarakat petani pertanian Komunis mengakibatkan kematian 25 persen dari penduduk negara itu karena kelaparan, kerja paksa dan eksekusi.
Foto Pol Pot

Pol Pot lahir pada tahun 1925 (sebagai Saloth Sar) ke sebuah keluarga petani di pusat kota Kamboja, yang kemudian bagian dari Indochina Perancis. Pada tahun 1949, pada usia 20, ia pergi ke Paris pada beasiswa untuk belajar elektronik radio tetapi belajar Marxisme dan mengabaikan studinya. Dia kehilangan beasiswa dan kembali ke Kamboja pada 1953 dan bergabung dengan gerakan komunis bawah tanah. Tahun berikutnya, Kamboja mencapai kemerdekaan penuh dari Perancis dan kemudian diperintah oleh monarki kerajaan.
Pada tahun 1962, Pol Pot telah menjadi pemimpin Partai Komunis Kamboja dan terpaksa melarikan diri ke hutan untuk melarikan diri dari murka Pangeran Norodom Sihanouk, pemimpin Kamboja. Di hutan, Pol Pot membentuk gerakan perlawanan bersenjata yang kemudian dikenal sebagai Khmer Merah (Red Kamboja) dan melancarkan perang gerilya terhadap pemerintah Sihanouk.
Pada tahun 1970, Pangeran Sihanouk digulingkan, bukan oleh Pol Pot, namun karena kudeta yang didukung militer sayap kanan. Kemudian Sihanouk membalas sakit hati dengan bergabung dengan Pol Pot, musuh lamanya, dalam menentang pemerintahan baru militer Kamboja. Pada tahun yang sama, AS menginvasi Kamboja untuk mengusir orang Vietnam Utara dari perkemahan perbatasan mereka, tapi malah mengusir mereka lebih dalam ke Kamboja dimana mereka bersekutu dengan Khmer Merah.
Dari tahun 1969 sampai 1973, AS sebentar-sebentar membom tempat-tempat suci Vietnam Utara di timur Kamboja, menewaskan sampai 150.000 petani Kamboja. Akibatnya, petani meninggalkan pedesaan oleh ratusan ribu dan menetap di ibu kota Kamboja, Phnom Penh.

Semua peristiwa ini mengakibatkan destabilisasi ekonomi dan militer di Kamboja dan gelombang dukungan rakyat untuk Pol Pot. Pada tahun 1975, AS telah menarik pasukannya dari Vietnam. Pemerintah Kamboja, terganggu oleh korupsi dan ketidakmampuan, juga kehilangan dukungan Amerika militernya. Mengambil keuntungan dari kesempatan, Pol Pot Khmer Merah tentara, yang terdiri dari gerilyawan petani remaja, berbaris ke Phnom Penh dan pada 17 April kontrol efektif disita dari Kamboja.


Kuburan Tengkorak Sisa Rezim Pol Pot


Ladang Pembantaian di Choeung Ek

Setelah berkuasa, Pol Pot mulai percobaan radikal untuk mewujudkan sebuah negara agraria terinspirasi sebagian oleh Revolusi Kebudayaan Mao Zedong yang telah menyaksikan secara langsung saat berkunjung ke Komunis Cina.
Mao "Lompatan Jauh ke Depan" program ekonomi termasuk evakuasi paksa kota-kota Cina dan pembersihan "musuh kelas." Pol Pot sekarang akan berusaha sendiri "Lompatan Jauh ke Depan super" di Kamboja, yang berganti nama menjadi Republik Demokratik Kampuchea.

Dia mulai dengan menyatakan, "Ini adalah Nol Tahun", dan masyarakat yang akan segera "dimurnikan." Kapitalisme, budaya Barat, kehidupan kota, agama, dan semua pengaruh asing itu harus dipadamkan mendukung bentuk ekstrem dari komunisme petani. Semua orang asing dengan demikian diusir, kedutaan ditutup, dan setiap bantuan ekonomi atau medis asing ditolak.Penggunaan bahasa asing dilarang. Koran dan stasiun televisi ditutup, radio dan sepeda disita, dan surat dan telepon penggunaan dibatasi. Uang dilarang. Semua bisnis tertutup, agama dilarang, pendidikan dihentikan, perawatan kesehatan dihilangkan, dan otoritas orangtua dicabut. Jadi Kamboja itu tertutup dari dunia luar. Semua kota-kota Kamboja itu kemudian dievakuasi paksa. Di Phnom Penh, dua juta penduduk diungsikan dengan berjalan kaki ke pedesaan di bawah todongan senjata. Sebanyak 20.000 meninggal sepanjang jalan. Jutaan warga Kamboja terbiasa dengan kehidupan kota yang sekarang dipaksa menjadi tenaga kerja budak di Pol Pot "ladang pembunuhan" di mana mereka segera mulai sekarat karena terlalu banyak pekerjaan, kekurangan gizi dan penyakit, melakukan diet satu kaleng beras (180 gram) per orang setiap dua hari. Hari kerja di bidang mulai sekitar 4 pagi dan berlangsung sampai 10 malam, dengan hanya dua waktu istirahat diperbolehkan selama hari 18 jam, semua di bawah pengawasan bersenjata muda Khmer Merah tentara ingin membunuh siapa pun untuk pelanggaran terkecil. Orang kelaparan dilarang makan buah dan beras yang mereka panen. Setelah tanaman padi dipanen, Khmer Merah akan tiba truk dan menyita seluruh hasil panen. Sepuluh sampai lima belas keluarga tinggal bersama dengan seorang ketua di kepalai setiap kelompok. Semua keputusan kerja dibuat oleh supervisor bersenjata tanpa partisipasi dari para pekerja yang diberitahu, "Apakah Anda hidup atau mati tidak penting." Setiap hari kesepuluh adalah hari istirahat. Ada juga tiga hari libur selama festival Tahun Baru Khmer. Sepanjang Kamboja, mematikan pembersihan dilakukan untuk menghilangkan sisa-sisa "masyarakat lama" - yang, berpendidikan itu, kaya biksu, polisi, dokter, pengacara, guru, dan mantan pejabat pemerintah. Mantan tentara tewas bersama dengan istri dan anak-anak. Siapapun yang dicurigai tidak setia kepada Pol Pot, termasuk akhirnya banyak pemimpin Khmer Merah, ditembak atau dipukul dengan kapak. "Apa yang busuk harus dihilangkan," memproklamirkan slogan Khmer Merah. Di desa-desa, pertemuan tanpa pengawasan dari lebih dari dua orang dilarang. Kaum muda diambil dari orangtua mereka dan ditempatkan di communals. Mereka kemudian menikah dalam upacara kolektif yang melibatkan ratusan sering tidak mau pasangan. Hingga 20.000 orang disiksa agar memberi pengakuan palsu di Tuol Sleng, sebuah sekolah di Phnom Penh yang telah diubah menjadi penjara.Di tempat lain, tersangka sering ditembak di tempat sebelum Anda ditanyai. Kelompok etnis diserang termasuk tiga minoritas terbesar, yang, Vietnam Cina, dan Cham Muslim, bersama dengan dua puluh kelompok kecil lainnya. Lima puluh persen dari hidup 425.000 diperkirakan Cina di Kamboja pada tahun 1975 tewas. Khmer Merah juga memaksa umat Islam untuk makan daging babi dan menembak mereka yang menolak. Pada tanggal 25 Desember 1978, Vietnam meluncurkan invasi skala penuh dari Kamboja berusaha mengakhiri serangan Khmer Rouge perbatasan. Pada tanggal 7 Januari 1979, Phnom Penh jatuh dan Pol Pot digulingkan. Orang Vietnam kemudian diinstal pemerintahan boneka yang terdiri dari pembelot Khmer Merah.

Pol Pot mundur ke Thailand dengan sisa-sisa nya tentara Khmer Merah dan memulai perang gerilya melawan suksesi pemerintah Kamboja yang berlangsung selama 17 tahun ke depan. Setelah serangkaian perjuangan kekuasaan internal pada 1990-an, akhirnya dia kehilangan kendali atas Khmer Merah. Pada April 1998, Pol Pot 73 tahun meninggal karena serangan jantung jelas setelah ditangkap, sebelum ia dapat diadili oleh pengadilan internasional untuk peristiwa 1975-1979.


Tuol Sleng, Penjara Rezim Pol Pot yang Mengerikan
Dari luar, kompleks bangunan ini tidak terlihat berbeda dengan gedung sekolah biasa. Tapi begitu melangkahkan kaki ke dalam, saya merasa aura kengerian yang luar biasa. Inilah penjara Tuol Sleng, tempat Pol Pot menyekap musuh-musuh politiknya, serta menyiksa ribuan rakyat Kamboja yang tidak berdosa.
Bagi rakyat Kamboja, tanggal 17 April 1975 akan selalu dikenang sebagai lembaran hitam dalam sejarah negeri mereka. Pada hari itu, gerilyawan Khmer Merah yang dipimpin Pol Pot berhasil menguasai Phnom Penh. Inilah permulaan drama paling mengerikan sepanjang sejarah Kamboja.



Dari luar, kompleks bangunan ini tidak terlihat berbeda dengan gedung sekolah biasa. (Hairun Fahrudin)

Awalnya penduduk Phnom Penh menyambut gerilyawan dengan suka cita, berharap tentara Khmer Merah bisa mengakhiri krisis politik akibat perebutan kekuasaan pada masa rezim sebelumnya. Tapi euforia itu tidak berlangsung lama, mereka segera menyadari bahwa Pol Pot dan pengikutnya telah merencanakan kekejaman yang luar biasa.
Kaum intelektual seperti dokter, dosen dan guru adalah musuh terbesar Pol Pot. Mereka dianggap menghalangi cita-cita Pol Pot untuk menciptakan masyarakat satu kelas, yakni kaum petani yang bisa mencukupi kebutuhannya sendiri. Golongan elit dan terpelajar ini akhirnya dikirim ke berbagai penjara untuk diinterogasi, dan kemudian disiksa dengan sadis.
Penjara dan tempat penyiksaan ini ada di seantero Kamboja, tetapi yang paling besar dan terkenal adalah Tuol Sleng di pusat kota Phnom Penh. Kini penjara Tuol Sleng dijadikan museum, menjadi saksi bisu kekejian yang pernah berlangsung di dalamnya.

Sebelum era Pol Pot, penjara Tuol Sleng adalah gedung milik Chao Ponhea Yat High School, sebuah sekolah menengah di Phnom Penh. Setelah Khmer Merah memenangi perang saudara, gedung sekolah itu segera dirubah menjadi kompleks penjara berkode rahasia S-21 (Security Prison 21).
Museum Tuol Sleng terdiri dari beberapa bangunan bertingkat tiga dalam area yang cukup luas. Seluruh bagiannya masih asli, termasuk kawat-kawat berduri yang mengelilingi gedung. Untuk menghormati korban, dipasang beberapa tanda yang melarang pengunjung tertawa. Tapi siapa yang bisa tertawa setelah melihat kengerian di penjara ini?

Kengerian itu sudah bermula di Gedung A tempat Anda bisa melihat ruang-ruang kelas yang dirubah menjadi tempat penyiksaan. Pada tiap ruangan bisa kita temui ranjang besi, rantai kaki, serta macam-macam benda dari logam yang digunakan untuk memukul korban. Di salah satu ruangan bahkan bisa dilihat foto asli korban yang tergeletak tanpa nyawa di ranjang besi dalam kondisi sangat mengenaskan.
Pada tiap ruangan bisa kita temui ranjang besi, rantai kaki, serta macam-macam benda dari logam yang digunakan & Di bagian depan gedung B bisa ditemui tiang berbentuk gawang yang sebenarnya berfungsi sebagai alat olahraga gimnastik. Tetapi pengikut Pol Pot menggunakannya sebagai alat penyiksaan dengan cara menggantung korban dalam posisi kepala di bawah, lalu menurunkan ikatan sampai kepala si korban masuk ke dalam tempayan berisi air.


Tiang berbentuk gawang yang sebenarnya berfungsi sebagai alat olahraga gimnastik. (Hairun Fahrudin)

Ruang pamer di bagian dalam gedung B menampilkan koleksi yang menyedihkan, dengan pajangan berupa sisa-sisa pakaian korban serta ribuan foto tahanan yang pernah mendekam di penjara Tuol Sleng. Pengikut Pol Pot rupanya sangat rapi dalam hal dokumentasi. Mereka memotret seluruh wajah tahanan dan memberinya nomor sebagai tanda pengenal. Terlihatlah ekspresi para korban yang menatap nanar, seolah pasrah dengan nasib yang akan menimpa.


Foto-foto tahanan yang pernah mendekam di penjara Tuol Sleng. (Hairun Fahrudin)

Bagian lainnya yang disebut gedung C tak kalah menyeramkan. Ruang-ruang kelas di gedung ini disekat-sekat menjadi sel-sel kecil berukuran sekitar 1x2 meter, dengan dinding dari batu bata yang dibuat asal-asalan. Pada bagian dalam sel yang sangat kecil ini, ada rantai besi yang dicor ke lantai serta kaleng untuk menampung kotoran.


Ruang-ruang kelas di gedung ini disekat-sekat menjadi sel-sel kecil berukuran sekitar 1x2 meter. (Hairun Fahru

Kalau diperhatikan dengan seksama, di dalam beberapa ruang sel bisa dilihat noda-noda darah yang sudah mengering. Saya langsung bergidik melihat pemandangan itu, membayangkan betapa menderitanya mereka yang disekap berbulan-bulan dalam sel yang sangat kecil itu.
Pada gedung D yang menjadi bagian terakhir museum, dipamerkan beberapa lukisan dan foto yang menggambarkan berbagai metode penyiksaan tahanan. Sebuah foto asli memperlihatkan mata bor sedang diarahkan ke kepala seorang ibu yang sedang menggendong bayi. Metode penyiksaan lainnya juga tak kalah sadis, sulit membayangkannya bahwa itu benar-benar terjadi.
Dengan melihat foto-foto serta lukisan yang dipajang di museum ini, bisa diketahui bahwa tahanan juga terdiri dari orang tua, remaja, anak-anak, sampai bayi. Entah apa yang ada di kepala Pol Pot sehingga mengganggap bayi pun sebagai musuh politiknya.

Museum Tuol Sleng memang membuat ngeri, bahkan tak sedikit pengunjung yang terlihat menitikkan air mata. Tetapi inilah bukti sejarah yang harus diketahui sampai generasi seterusnya.
Saya salut dengan warga Kamboja karena mereka bisa jujur dengan sejarahnya sendiri. Banyak kekejian serupa juga terjadi di tempat lain, termasuk di Indonesia, tetapi masih ditutup-tutupi penguasa.

map the Killing Field

brosur segala bahasa


FOTO FOTO KEKEJAMAN POLPOT - KAMBOJA

membaca cerita kejadian


Foto saat penggalian massgrave


Killing Tree, tempat pembunuhan bayi dan balita dengan cara menghempaskan kepalanya pada batang pohon yang besar, melihat ilustrasi potonya sangat membuat dada sesak. Tempat terakhir dan menjadi monumen peringatan adalah memorial stupa.

the killing tree


ilustrasi the killing tree

Sebuah bangunan tinggi yang di dalamnya terdapat rak bertingkat 19. di rak paling bawah berisi pakaian pakaian korban, lalu mulai dari rak pertama hingga 10 adalah tengkorak kepala yang telah di klasifikasikan berdasarkan umur dan jenis kelamin, dan sisa raknya adalah bagian kerangka lainnya, tak bisa di lihat siy, karena monumen ini ukurannya paspasan jadi tak bisa ramai di dalamnya.


monumen peringatan


kumpulan tengkorak

Di dalam museum itu, terdapat beberapa Foto pemimpin rezim khmer Polpot dan pengikutnya serta ilustrasi-ilustrasi pembantaian korban, buat saya beberapa gambar cukup mengerikan memperlihatkan kesadisan penyiksaan dan pembantaian. Di museum ini juga terdapat mini theater, dan kami berkesempatan untuk menonton film berdurasi 15 menit menceritakan masa suram dan penemuan korban dari Kampuchea Democratic.


museum the killing field


Genocide museum ini awalnya merupakan sebuah sekolah menengah tempat Polpot mengajar, namun saat Kampucea Democratic berkuasa, sekolah ini di gunakan sebagai penjara dan tempat penyikasaan semacam camp konsentrasi bernama S.21 - Security Office 21


Peraturan bagi tawanan


ruang penyiksaan


ilustrasi penyiksaan di tiang


photo korban anak2


pintu kawat berduri

sel individu bersekat kayu


kawat berduri dan lorong koridor



Salam,

Dwi Hartoyo, SP
REFERENSI
1. http://id.berita.yahoo.com/tuol-sleng--penjara-rezim-pol-pot-yang-mengerikan.html
2. http://goliainformasi.blogspot.com/2012/06/polpot-sejarah-kelam-kamboja.html
3. http://wisata.kompasiana.com/jalan-jalan/2012/06/05/wisata-sejarah-polpot-yang-bikin-merinding-phnom-penh-cambodia/